Showing posts with label tugas TPT. Show all posts
Showing posts with label tugas TPT. Show all posts

Thursday, May 9, 2013

resume - Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana & Pertumbuhan Ekonomi


Pendapatan nasional adalah pendapatan yang dihasilkan oleh suatu Negara dalam periode 1 tahun atau lebih. Pendapatan yang di dapatkan oleh Negara tsb berasal dari factor-faktor ekonomi,social,budaya dan lainnya.pendapatan nasional dapat dijadikan tolak ukur kemampuan dan kualitas sumber daya yang dimiliki suatu Negara. Semakin baik sumber daya maka semakin relative besar juga pendapatan nasionalnya.

perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang melibatkan dua pelaku ekonomi, yaitu rumah tangga ekonomi dan perusahaan (swasta).Dan dalam perekonomian, sector perusahaan(swasta) merupakan satu – satunya produsen dalam hal barang, jasa dan proses produksi dilaksanakan dengan menggunakan factor produksi yang dimiliki oleh sector rumah tangga

Pertumbuhan ekonomi adalah proses terjadinya kenaikan kondisi perekonomian suatu negara yang  menujukan keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi di suatu negara merupakan gambaran keberhasilan pembangunan ekonomi

Masalah umum yang mempepengaruhi pertumbuhan ekonomi yaitu masalah tenaga kerja yang memiliki upah rendah bahkan penggangguran pun tinggi. Ini karena pertambahan kerja baru jauh lebih besar dibanding lapangan kerja dan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak.

Wednesday, May 8, 2013

resume - uang, bank dan penciptaan uang

Uang adalah alat tukar menukar secara umum ada yang berupa kertas ataupun logam. Penciptaan uang adalah memproduksi dan menghasilkan uang baru. Ada tiga cara untuk menciptakan uang yaitu dengan mencetak uang, pengadaan utang atau pinjaman, dan kebijakan pemerintah. Uang mempunyai beberapa jenis yaitu uang kartal yaitu uang kertas dan uang logam yang digunakan untuk membayar yang sah dan wajib menurut undang-undang juga. Yang bisa mengeluarkan uang hanya bank Indonesia tidak boleh lebih.

Uang giral adalah alat tukar menukar yang praktis dan aman yang berbentuk cek dan giro, diciptakan selain di bank Indonesia. Uang giral bukan alat pembayaran yang sah dan masyarakat dapat menolaknya jika dibayar dengan uang giral. Uang kuasi adalah surat berharga yang dapat dijadikan alat pembayaran, uang kuasi biasanya terdiri dari deposito berjangka dan tabungan rekening valuta asing milik swasta domestic.

Uang berfungsi sebagai alat tukar dan alat satuan hitung. Nilai uang dilihat dari bahan pembuatannya nilai intrinsic adalah uang berdasarkan bahan pembuatan uang misalnya jika uang 500 dibuat dengan logam sebanyak 1 gram. Nilai nominal misalnya uang Rp 10.000 tertera angka sepuluh ribu rupiah maka itu adalah nilai nominal nya. Nilai nominal tertera pada setiap mata uang.

Factor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang adalahmotif transaksi, motif berjaga-jaga, motif spekulasi. Factor-faktor yang mempengaruhi penawaran uang adalah pendapatan, tingkat suku budaya, selera masyarakat, harga barang.

Saat ini pemalsuan uang semakin marak, banyak ditemukan uang palsu yang beredar. Bahkan pembuatnya ada yang sudah ditangkap tetapi tetap saja masih banyak beredar maka kita harus berhati-hati menerima uang harus diliat, diraba dan ditrawang uang tersebut. Nilai mata uang di Indonesia masih termasuk rendah dibandingkan Negara lain hal ini disebabkan karena kita sering mengimpor barang dari luar negeri dan membeli barang dari luar negeri sedangkan barang dari Negara sendiri jarang dibeli. Ini menjadi masalah serius bahkan saat ini barang dari luar negeri bebas masuk ke Indonesia ini menjadi pr bagi pemerintah bagaimana mengatasi masalah ini.

Sunday, May 5, 2013

RESUME - STRUKTUR PASAR


Pasar adalah tempat interaksi antara pembeli dan penjual. Disana terjadi proses permintaan dan penawaran dari barang atau jasa tertentu, setelah itu akan terjadi kesepakatan harga dan jumlah perdagangan.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat bentuk pasar secara fisik. Secara sederhana pasar dikelompokan menjadi:

a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya :

1) Pasar tradisional.
2) Pasar raya.
3) Pasar abstrak.
4) Pasar konkrit.
5) Toko swalayan.
6) Toko serba ada.

b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya :


1) Pasar ikan.
2) Pasar sayuran.
3) Pasar buah-buahan.
4) Pasar barang elektronik.
5) Pasar barang perhiasan.

6) Pasar bahan bangunan.
7) Bursa efek dan saham.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Struktur Pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.

Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan monopsoni).

Friday, April 26, 2013

Resume : Perilaku produsen


Produsen adalah kegiatan pengaturan produksi sehingga produk yang dihasilkan bermutu tinggi sehingga bisa di terima di masyarakat dan menghasilkan laba. Produsen mempunyai masalah pokok yaitu bagaimana bagaimana sumber daya terbatas mencapai hasil yang optimal atau keuntungan yang besar. Setiap produsen pasti memikirkan laba yang didapat harus seimbang dengan hasil kerja keras nya. Walaupun demikian tetap saja harga yang ditawarkan tidak boleh terlalu tinggi agar banyak pelanggan dan produk yang dipasarkan akan laris manis.

Faktor-faktor produksi meliputi :
1.    alam
seorang produsen harus melihat kekayaan alam apa yang bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk diproduksi.
2.   modal
setiap produsen pasti membutuhkan modal untuk mendirikan suatu usaha atau apapun agar usaha nya pun dapat berjalan cepat dan menambah kemampuan produksi.
3.   Keahlian
Suatu produksi pasti membutuhkan keahlian tersendiri agar usaha nya pun dalam berjalan maksimal. Keahlian yang dimiliki harus sesuai dengan usaha yang ada
4.   Tenaga kerja
orang yang menjalani suatu usaha atau bisnis yang dicari oleh pemilik atau produsen untuk mengelolah atau membantu suatau produksi nya.

Macam-macam sifat produksi yang dapat dipilih produsen:
1) Produksi satuan
2) Produksi masa
3) Produksi seri
4) Produksi pesanan

perilaku produsen yang merugikan masyarakat dan yang mengutamakan kepentingan masyarakat

Indonesia adalah Negara yang kaya dengan berbagai jenis pertanian nya. Salah satu nya adalah tahu yang merupakan makanan asli Indonesia. Harganya yang relative tinggi dan vitamin yang dikandung nya pun membuat makanan ini dicari oleh semua kalangan. Namun hal ini yang dimanfaatkan oleh produsen yang kurang bertanggung jawab membuat kecurangan. Karena harga kacang kedelai yang tinggi maka produsen tersebut membuat tahu dan mencampurnya dengan formalin untuk membuatnya kenyal, tahan lama dan mengurangi biaya produksi. Dan pada akhirnya masyarakatlah (konsumen) yang harus pintar pintar memilih tahu ataupun barang yang akan di konsumsi.




Thursday, April 25, 2013

Resume : Perilaku konsumen


Perilaku konsumen adalah bagian strategi pemasaran yang efektif. Faktor budaya,social,pribadi,psikologi yang paling mempengaruhi perilaku konsumen Indonesia. Apalagi factor budaya yang sangat berpengaruh besar karena saat ini orang Indonesia ikut tren jaman dalam berpakaian, omongan bergaul dll. Bahkan bisa dibilang anak jaman yang mengikuti tren kebudayaan dari luar padahal belom tentu semua nya itu berdampak positif buat kita jadi seharusnya memang memilih milih kebudayaan yang telah masuk ke Indonesia.

Perilaku konsumen adalah dinamis. Ini karena pemikiran, perasaan, daan tindakan dari setiap individu konsumen, kelompok sasaran konsumen, dan masyarakat secara keseluruhan, adalah selalu berubah
Perilaku konsumen melibatkan interaksi. Hal ini melibatkan interaksi antara pemikiran orang-orang, perasaan, tindakan, dan lingkungan.
Perilaku konsumen melibatkan pertukaran. Pertukaran ini terjadi pada sesama manusia. Misalnya, seseorang menyerahkan suatu nilai (value) kepada orang lain, dan menerima sesuatu sebaliknya.

Proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasi produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.

Wednesday, April 24, 2013

Resume : Penentuan harga permintaan dan penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Jadi permintaan dilihat jika harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan dan dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan. Dan penawaran dilihat jika harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik dan bila harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun.

Jika kita ingin membuat suatu usaha maka kita juga harus memperhatikan step-stepnya seperti merincikan harganya terlebih dahulu mulai dari pembuatan,pengemasan. Lalu merincikan keuntungan bersih baru lah bisa dipasarkan, kita juga harus memperhatikan permintaan dan penawaran yang sewaktu waktu dapat berubah. Jadi harus mempunyai persiapan tersendiri

Produsen juga harus tau bagaimana cara nya jika sewaktu waktu produk tersebut mengalami penurunan harus mempunyai stategi pemasaran.

Factor-faktor yang mempengaruhi permintaan :
a.       selera
setiap orang selera nya pasti berbeda beda, ini yang berpengaruh pula pada permintaan konsumen

b. pendapatan Konsumen
pendapatan setiap orang memang berbeda jika pendapatan menengah kebawah maka produk yang digunakan sesuai dengan keuangan mereka begitu pula sebaliknya.

c. Harga Barang atau Jasa Pengganti
jika barang yang diinginkan sangatlah mahal makan kumsumen akan mengganti prosuk tersebut dengan yang ada dan lebih murah.

d.  Harga Barang atau Jasa Pelengkap
kegunaan yang berhubungan dan jika keduanya mahal akan diganti dengan yang murah dan lebih gampang dicari.

e.  perkiraan Harga di Masa Mendatang
memperkirakan produk yang harga nya melambung dengan tinggi dan akan dibeli saat ini.

f. intensitas Kebutuhan Konsumen
produk yang mau tidak mau dibeli karena memang di pakai setiap saat.

Factor-faktor yang mempengaruhi penawaran:
1.                    biaya produksi  
2.      Teknologi
3.      Harga barang pelengkap dan pengganti
4.      Pajak
5.      Perkiraan harga barang di masa dating
6.      Tujuan dari perusahaan
7.      Harga Barang itu Sendiri
8.      Harga Barang Pengganti (Subtitusi)
9.      jumlah Penduduk
10.     Harga Barang itu Sendiri

Friday, March 22, 2013

PENENTUAN HARGA PENAWARAN DAN PERMINTAAN



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Teknologi dan informasi  sekarang ini membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi masyarakat. Teknologi sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian masyarakat  dalam berfikir dan berkomunikasI. Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang sangat sulit untuk dipisahkan. Kehidupan produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya. Sistem pasar inilah yang belangsung secara terus menerus hingga sekarang. Banyak orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran.
Oleh karena itu masyarakat sudah seharusnya memahami apa yang dimaksud dengan penawaran dan permintaan dan mengetahui apa saja yang mempengaruhi penentuan harga permintaan dan penawaran. Setelah memahami hal tersebut, baru lah masyarakat dapat melihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

B.     Masalah dan batasannya
Dalam makalah membahas  menentukan harga  penawaran dan  permintaan khususnya masalah yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat di zaman ini.

C.    Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.      Mengetahui dan memahami defenisi dari penentuan harga, permintaan dan penawaran.
2.      Mengetahui dan memahami tentang hukum penentuan harga,permintaan dan penawaran.


D.     Manfaat
Dengan dibuatnya makalah ini, diharapkan agar mahasiswa semakin memahami dan mampu menganalisa hal-hal apa saja yang berkembang dalam kehidupan bermasyarakat khususnya dalam bidang ekonomi, yaitu mencangkup penentuan harga permintaan dan penawaran.



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Sebagai contoh saat hp baru launcing dan harganya masih  mahal banyak orang-orang yang beli agar bisa mempunyai hp baru dan masih jarang yang punya. Tetapi hp itu hanya tren hanya beberapa bulan saja selanjut nya tidak dan mungkin ada hp keluar baru.
Hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang.  Begitu lah siklus permintaan dipasaran saat ini, atau masyarakat akan mencari barang penggati lain. Contohnya jika harga beras melambung tinggi maka masyarakat yang tidak mampu membelinya akan menggatinya dengan singkong atau yang lainnya yang harganya relative lebih murah.
Kurva Permintaan :
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya :
a.         Selera   
Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam
b.         Pendapatan Konsumen
Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
c.         Harga Barang atau Jasa Pengganti
Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.
d.         Harga Barang atau Jasa Pelengkap
Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.
e.         Perkiraan Harga di Masa Mendatang
Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa   datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
f.          Intensitas Kebutuhan Konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.

B.     Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu. Contohnya adalah tablet yang bermerk awal awal keluar tipe yang biasa lama kelamaan akan keluar tablet yang lebih canggih dan penawaran pun akan melambung sesuai perkembangan tablet tersebut.
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Contohnya jika banyak permintaan pada sejumlah barang maka harga tersebut akan melonjak secara dratis karena permintaan pun melonjak begitu pula sebaliknya.
Kurva Penawaran :
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran :
1.      Biaya produksi
       Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
2.      Teknologi
       Adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
3.      Harga barang pelengkap dan pengganti
       Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
4.      Pajak
       Semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
5.      Perkiraan harga barang di masa dating
       Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
6.      Tujuan dari perusahaan
       Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.

7.      Harga Barang itu Sendiri
       Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.
8.      Harga Barang Pengganti (Subtitusi)
       Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
9.      Jumlah Penduduk
       Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat..
10.  Harga Barang itu Sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat, sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.



BAB III
KESIMPULAN
Dapat dilihat dari hukum permintaan adalah apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Begitu pula sebaliknya pada hukum penawaran bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Jadi dengan kata lain produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari konsumen dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran yang setinggi-tingginya.  Dari situlah dapat dilihat bagaimana permintaan dan penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan permintaan dan perubahan penawaran.

Contoh:
Saya akan membuat usaha susu kaleng, maka saya akan merincikan komposisi harga dari susu tersebut dan harga dari biaya produksi mulai dari pembuatan,pengemasan sampai di pasarkan. Lalu saya akan merincikan untuk memperoleh keuntungan yang akan saya ambil tetapi saya harus membandingkan produk susu kaleng yang sudah dipasarkan, karena saya baru memproduksi susu kaleng ini harga produk saya tidak boleh lebih mahal dengan produk yang lain agar menarik perhatian konsumen. Tetapi kualitas dari susu kaleng milik saya tidak kalah dari produk yang lain, setelah memperoleh harga yang telah disepakati baru produksi dipasarkan ke masyarakat dan dipromosikan terlebih dahulu agara masyarakat tertarik dan mengetahui produk terbaru dari saya.

About me

My photo
gak boleh bilang enggak bisa dan enggak boleh bilang nyerah :)